ADSENSE

Ahad, 6 Oktober 2013

Lagi dan lagi.....Resepi Tauhu & Tempe Bacem & Khasiat Tauhu & Tempe

Entri masakan kali ini macam gaya kempen makan tauhu dan tempe pulak! He heheh.... apa sebab kita suka masak menu yang sama dan berulang-ulang? Pertama, sudah tentulah rasanya yang sudah semestinya sedap atau menepati selera. Keduanya, tentu ada keistimewaan di sebalik menu yang disediakan.


Info ini (sila klik DI SINI) Amie ingin kongsi dengan rakan-rakan terutamanya wanita :
Ternyata tahu dan tempe sangat penting bagi wanita untuk memperlambat penuaan, terutama bagi wanita yang akan mengalami menopause.

Pada tahu dan tempe terdapat Phytoestrogen, yaitu senyawa kimia yang merupakan hormon tumbuhan (phyto artinya tumbuhan), yang memiliki struktur kimia menyerupai hormon estrogen pada tubuh manusia. Karena itulah phytoestrogen dianggap bisa membantu menanggulangi masalah penurunan estrogen pada wanita. Senyawa yang berperan sebagai phytoestrogen tersebut adalah isoflavon.
Isoflavon tersebut memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang dapat mencegah terjadinya proses oksidasi LDL (Low Density Lipoprotein) yang merupakan kolesterol jahat dalam darah. LDL yang teroksidasi ini akan terkumpul dan menyumbat pembuluh darah. Jika penyumbatan terjadi pada pembuluh darah di jantung, akibatnya adalah serangan jantung.  Apabila terjadi di otak, menyebabkan stroke. Dalam hal ini, peranan isoflavon sangat penting dalam meminimalkan terjadinya penyakit tersebut.  Sementara itu, isoflavon mencegah kerusakan tulang dengan cara meningkatkan jumlah massa tulang, sehingga serta merta osteoporosis juga dapat dihindari. Isoflavon juga berperan sebagai antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas penyebab kanker di dalam tubuh. Dengan demikian, berkat isoflavon, tempe dan tahu terbukti dapat mencegah penyakit kanker payudara.
Selain kandungan isoflavonnya, tahu dan tempe juga memiliki komposisi gizi yang lengkap. Kandungan protein tahu dan tempe bahkan lebih tinggi dari beberapa sumber nabati lainnya. Tidak hanya itu, kedua makanan ini juga mengandung beberapa mineral seperti kalsium yang berguna untuk pembentukan dan pemeliharaan gigi dan tulang, zat besi, fosfat, kalium, natrium, kholin, vitamin B, dan vitamin E.
Tahu dan tempe juga ampuh dalam mencegah anemia. Kodrat wanita yang harus mengalami haidh, hamil, dan menyusui menyebabkan wanita rentan terhadap penyakit anemia. Akan tetapi, wanita bisa meminimalkan risiko penyakit tersebut dengan mengonsumsi tahu dan tempe. Dalam mencegah anemia, tahu dan tempe berperan sebagai pemasok mineral, vitamin B12 (yang terdapat pada pangan hewani), dan zat besi yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah.
Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengoptimalkan khasiat tempe dan tahu adalah dengan mengonsumsinya setiap hari dalam jumlah yang cukup berarti. Agar tak mengalami kebosanan, variasikan penggunaan tahu dan tempe dalam berbagai resep masakan.




Kalau dulu, hanya tahu tumis tempe, goreng tempe, campur tempe dalam masak lodeh, tapi sekarang suka sangat makan tempe bacem. Sesuailah dengan info di atas tu :  Seperti kita ketahui, sepotong tahu dan tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri. Agar khasiat zat-zat bermanfaat itu tak banyak terbuang dalam proses pemasakan, dianjurkan tahu dan tempe dimasak dengan menu seperti sup, semur, atau bacem. Cara tersebut lebih baik dibandingkan dengan digoreng yang diduga dapat mengurangi khasiat tempe.

Untuk maklumat lebih lanjut mengenai manfaat tauhu dan tempe bolehlah klik http://www.sehatraga.com/manfaat-tahu-dan-tempe-untuk-kesehatan/.


Jadi, untuk memenuhi selera agar tidak jemu menikmati hidangan tauhu dan tempe, pelbagaikanlah resepinya. Sesekali, apa salahnya cuba menu Tauhu & Tempe Bacem seperti di bawah ini:

Bahan-bahan:
tempe dan tauhu secukupnya - Amie gunakan 12 kepingan tempe & 4 keping tauhu
600ml air kelapa - jika tidak ada boleh juga gunakan air biasa
2 helai daun salam
1 batang serai - dititik
2cm lengkuas - diketuk
1 sudu teh pati asam jawa

Bahan kisar / tumbuk halus:
5 biji bawang merah
3 ulas bawang putih
3 sudu makan gula merah - boleh kurangkan/ tambah untuk cita rasa masing-masing
1 sudu teh ketumbar
2 biji buah keras
sedikit garam

Cara:
1. Campurkan kesemua bahan tumbuk, serai, lengkuas, daun salam dan pati asam jawa ke dalam periuk berisi air kelapa.
2. Masukkan tempe dan tauhu. Didihkan di atas api sederhana.
3. Biarkan kesemua bahan meresap ke dalam tempe & tauhu sehingga rebusan mula mengering.
4. Panaskan minyak dalam kuali.
5. Goreng tempe & tauhu, tetapi jangan sampai kering. Goreng sekejap saja.
6. Angkat dan toskan.


Boleh juga klik resepi DI SINI.

Tahukah anda tempe bermanfaat untuk mengatasi pelbagai penyakit termasuk:
~menurunkan kolestrol dan mencegah penyakit jantung
~mengendalikan kadar gula rendah
~mengendalikan tekanan darah
~meringankan simptom  menopause
~mencegah kanser payu dara

7 ulasan:

ibundo berkata...

salam amie. Lama betul bundo tak menjengah. Sihat? Baby dah pandai apa ya. Mesti comel.
hmm.. tahu dan tempe tu kegemaran bundo. Suka. Tapi sejak uric acid naik, bundo kurangkan makan tempe. mmm.. terasa ruginya. Tapi kurangkan je. Bukan tinggal sama sekali.

ummiross berkata...

Amie..cantik pula nampak tauhu dan tempe tu Amie, nampak macam pudding pun ada, nice presentation, memang menggoda selera.

Cheq Sue berkata...

saya suka makan tempe, tapi masih tak reti makan tauhu.

p/s : kak amie saya nak tanya ni... kalau buat kek kelasi mabuk tu berapa lama ya boleh tahan?

MaDiHaA a.k.a Ratna berkata...

Salam Amie...
Tempe & tauhu memang kegemaran ku.. tp yg paling suka tentulah tempe! tak peduli walaupun dlm darah tinggi uric acid... bila nampak lauk tempe mesti ku belasah juga.. akibatnya.. nak solat sikit punya susah sebab sakit lutut...tapi kugagahi juga... hehe..

Rohah berkata...

koyo enak di gawe bacem yo kak...kapan arek tak jajal ki ...

Mrs berkata...

Saya peminat setia tempe dan tauhu.. Its easy to eat and never get bored of it.

noname berkata...

pernah baca satu artikal tentang bahaya kacang soya (tapi jika dah ditapaikan eg: tempe-ok). Apepun makan biar berpada!